Connect with us

Hi, what are you looking for?

Edukasi

Menag Yaqut Kembali Jelaskan Perkara Guyon Pilih Amin Bidah

Menag Yaqut Kembali Jelaskan Perkara Guyon Pilih Amin Bidah
Menag Yaqut Kembali Jelaskan Perkara Guyon Pilih Amin Bidah

Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas, baru-baru ini kembali memberikan penjelasan terkait kontroversi yang muncul setelah dirinya membuat sebuah guyonan mengenai pemilihan Amin Bidah sebagai Ketua Umum Nahdlatul Ulama (NU). Guyonan tersebut sempat menuai polemik di tengah masyarakat, dan berbagai tanggapan muncul terkait hal ini. Media Depok

Kita akan menjelaskan lebih lanjut konteks dan penjelasan Menag Yaqut Cholil Qoumas.

Konteks Guyonan

Pada acara Indonesia Lawyer Club yang disiarkan pada tanggal 7 September 2023, Menag Yaqut Cholil Qoumas membuat guyonan yang menyebut bahwa dirinya memilih Amin Bidah sebagai Ketua Umum NU karena “Amin Bidah bidah (lagi),” dengan kata “bidah” diucapkan dengan nada humor. Guyonan ini kemudian menjadi perdebatan di media sosial dan di berbagai forum diskusi, dengan beberapa pihak yang mengkritiknya sebagai penggunaan kata yang tidak pantas dalam konteks agama.

Penjelasan Menag Yaqut

Menghadapi polemik yang muncul, Menag Yaqut Cholil Qoumas kemudian memberikan penjelasan melalui akun Twitter-nya. Dalam penjelasannya, Menag Yaqut mengatakan bahwa guyonan tersebut adalah ungkapan humor yang bersifat pribadi dan tidak bermaksud merendahkan atau menghina agama atau tokoh agama tertentu. Ia juga menyatakan permintaan maaf jika guyonannya menyinggung perasaan beberapa pihak. Media Depok

Tanggapan Beragam

Tanggapan terhadap penjelasan Menag Yaqut bervariasi. Sebagian orang menerima penjelasannya sebagai klarifikasi bahwa guyonannya tidak dimaksudkan untuk merendahkan agama atau tokoh agama.

Penting bagi para pemimpin dan tokoh masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam berbicara dan bersikap, terutama dalam konteks agama yang sensitif.

Baca Juga : Media Bekasi

Pernyataan

Mengenai pemilihan Amin Bidah sebagai Ketua Umum NU, hal tersebut adalah masalah internal organisasi Nahdlatul Ulama. Pemilihan pemimpin organisasi keagamaan adalah hak prerogatif anggota dan pimpinan organisasi, dan pemilihan Amin Bidah adalah hasil dari proses demokratis di NU. Media Depok

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Advertisement

Latest

Cara Memilih Mobil Bekas Berkualitas dengan Cermat

Sticky Post

Membeli mobil bekas dapat menjadi pilihan yang bijak untuk menghemat anggaran dan memperoleh kendaraan yang sesuai kebutuhan. Namun, penting untuk melibatkan diri dalam proses...

Elon Musk Menghadapi Tantangan Pasar Mobil Listrik di Jepang Elon Musk Menghadapi Tantangan Pasar Mobil Listrik di Jepang

Otomotif

Elon Musk, sebagai pemimpin Tesla, tengah menghadapi tantangan di pasar mobil listrik Jepang yang unik. Artikel ini akan membahas beberapa aspek tantangan tersebut, langkah-langkah...

Kampanye Prabowo-Gibran Memanas di Semarang Kampanye Prabowo-Gibran Memanas di Semarang

Viral

Semarang menjadi saksi dari kehangatan kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Artikel ini akan membahas antusiasme massa,...

You May Also Like

Bisnis

Media Depok : Tentu saja bencana jatuhnya pesawat adalah berita duka bagi kita semua terutama keluarga korban, bagaimana yang sedang dilaporkan bahwa jatuhnya Yeti...

Bisnis

Tekno Tuner adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang teknologi dan menyediakan layanan pembuatan software serta perangkat lunak untuk berbagai macam jenis perangkat keras....

Edukasi

Agnez Monica, atau yang lebih dikenal dengan sebutan indonya Agnez Mo, adalah penyanyi dan juga aktris terkenal berkebangsaan Indonesia yang sangat populer di dunia musik Tanah...

Bisnis

Salah satu ayam terbesar dan termahal yaitu Ayam Dong Tao adalah jenis ayam besar yang berasal dari wilayah asia tenggata Thailand. Jika di Indonesia...